Skip to main content

Posts

Fitur baru pada ubuntu 11.04 Natty Narwhal

Default aplikasi pilihan dalam 11.04 Ubuntu Natty Narwhal mendatang masih berlangsung. Berikut beberapa fitur baru:  -Unity dipastikan sebagai default untuk Ubuntu 11.04 - edisi desktop, masih ada pembicaraan jika versi desktop juga harus menggunakan menu global (AppMenu). - LibreOffice kemungkinan akan disertakan dalam versi berikutnya dari Ubuntu jika sudah sia. - Firefox 4 masih disukai daripada Chrome sebagai browser default di Ubuntu. Chrome masih menimbulkan terlalu banyak tantangan untuk Ubuntu (siklus rilis tidak sesuai baik dengan model Update Ubuntu dan juga ada masalah dengan integrasi Menu Global dan sebagainya).  - Keputusan untuk mengganti Evolusi dengan Thunderbird di Ubuntu, ditangguhkan. Semoga Thunderbird akan siap dalam siklus atau dua (ada kesalahan pada kalender, exchange support, integrasi dengan appmenu, dan pesan menu). - Banshee mungkin disertakan secara default dalam Ubuntu 11.04 (dan dengan demikian menggantikan Rhythmbox) jika dapat d...

lftp : Alternatif Download Manager di Linux yang Powerfull

saya mengetahui tentang lftp ini dari sebuah artikel yg dibuat Rabiul Hassan Khan pada 10 December  2007(cukup lama juga y) sepertinya download manager ini udah banyak yang lupa karena saat saya tanya ketemen-temen tentang download manager terbaik untuk linux, mereka akan menjawab prozilla, uget, aria, d4x, wget, dll. saya sendiri sudah mencoba wget, uget, prozilla, d4x, dan satu lagi saya lupa(tampilannya ky IDM). banyak yg bertanya “download manager di linux yang kaya IDM apa sih?”. mungkin maksud mereka adalah yang mempunyai fungsi seperti IDM tadi (support resume, multi connection, n proxy) permasalahan pertama adalah semua download manager yang berbasis GUI hanya mensupport fungsi resume atau proxy saja. tentu bukan ini yang kita inginkan jika menuntut kecepatan download yang lebih dari standar. pada tool downloader untuk shell/terminal saya menemukan 2 aplikasi yang mensupport multi connection yaitu prozilla dan uget. sayangnya uget tidak dapat meresume download ...

LFTP : THE BEST DOWNLOAD MANAGER IN LINUX IS OVERLOOKED

Rabiul Hassan Khan December 10, 2007     All Praises to Allah.     I have found lftp is the only right tool. I tried prozilla (proz and prozgui), axel, aria2c and these are good but don’t have resume support. Prozilla has resume support but you have to quit the program mentioning your intention to resume later (for proz press Ctrl + R, and for prozgui click on Abort, resume later). If you press the computer’s reset button in the middle of a download and try to resume the broken download, it can’t be done with prozilla. Prozgui will go on downloading the rest but at the end it completes the download with wrong size.     But with lftp you can download and accelerate download with multiconnection and resume a broken download later. I have tested with version 3.5.2 and earlier version may not work to resume download with pget (pget is needed for acceleration/opening more connection). So, get 3.5.2 or later version. Some lftp commands are as...

Wireless Home Networking "PANDUAN MEMBUAT ANTENA KALENG"

selain antena dari wajan bolic yg pernah dikemukakan pak ono w. purbo, saya juga menemukan panduan lain yg dijelaskan oleh bapak Hari Sudibyo, sebelumnya saya sampaikan dulu license dari pak Hari yg wajib saya cantumkan ----------------------------------------------------------------------------------------------------------------------- LICENSE THIS PUBLICATION IS PROVIDED "AS IS" WITHOUT WARRANTY OF ANY KIND. THIS PUBLICATION MAY INCLUDE TECHNICAL INACCURACIES OR TYPOGRAPHICAL ERRORS. “USE AT OWN RISK” Copyright @ Hari Sudibyo, 3 March 2007, Yogyakarta, Edisi Revisi 01 1. Dokumen ini boleh di sebarluaskan untuk kepentingan apapun selama digunakan untuk kebaikan. 2. Pendistribusian dokumen ini harus tetap mencantumkan hak cipta berikut penolakan yang tertera. 3. Diperbolehkan menyalin sebagian atau seluruh dari isi dokumen ini dengan tetap memberikan rujukan penulis pertama. --------------------------------------------------------------------------------------------...

MEMBUAT MODULE DRIVER WIRELESS CARD DI LINUX (Agar Wireless Card Dikenali)

Beberapa distro Linux mungkin sudah mengenali WLAN card Anda. Tapi bila WLAN card yang digunakan belum dikenali dengan baik oleh sistem operasi Linux, maka gunakan ndiswrapper. Ndiswrapper merupakan aplikasi yang digunakan untuk memuat module driver wireless card yang berekstensikan inf yang digunakan di Windows. Download versi yang terbaru dari situs resminya. Sebagai contoh, saya menggunakan ndiswrapper-1.7 . Perlu diingat untuk menginstall ndiswrapper diperlukan adanya source code dari kernel dan sedikit kerja keras. Jika Anda sudah mendownloadnya silakan ekstrak file tersebut dengan perintah tar xzvf untuk tar.gz atau tar xjvf untuk tar.bz2.   root@dedi:# tar xzvf ndiswrapper-1.7.tar.gz root@dedi:# cd ndiswrapper-1.7 Langkah berikutnya hanya tinggal melakukan perintah make dan make install tanpa harus dikonfigurasi terlebih dahulu.   root@dedi:# make root@dedi:# make install Cukup mudah untuk menginstal aplikasi ini. Setelah terinstall selanjutnya sia...

MEMBUAT REPO LOKAL PADA HARDDISK part 2

lanjutan dari membuat repo lokal pada harddisk part 1 yg bersumber dari iso DVD repo. jika pada postingan sebelumnya saya terangkan membuat repo yg harus dimount secara manual, sekarang ini akan kita bahas repo lokal pada harddisk yg langsung jalan pada startup dan tanpa perlu dimount. berikut caranya : membuat folder di /mnt/ sebagai tempat me-mount-ing file ISO DVD, dengan menggunakan super user di terminal sudo mkdir /mnt/1 /mnt/2 /mnt/3 /mnt/4 /mnt/5 /mnt/6 /mnt/7 Misal file iso saya taruh di /home/user yang harus Anda lakukan adalah me-mount-ing file *.iso yang Anda miliki dan otomatis dideteksi/dijalankan ketika Ubuntu StartUp. Buka file fstab yang berada di /etc/fstab dengan menggunakan Perintah sudo gedit /etc/fstab Dan tambahkan perintah berikut pada baris akhir file fstab tersebut

MEMBUAT REPO LOKAL PADA HARDDISK part 1

kali ini akan dijelaskan cara membuat repo lokal pd harddisk kalian, memang konsekuensi dr cara ini adalah kita harus menyediakan space yg cukup besar. dan yg kali ini akan saya contohkan adalah pembuatan repo pada ubuntu 9.10 karmic koala, cara ini bisa digunakan pada semua repo ubuntu, kita tinggal memodif sourcelist sesuai dengan urutan DVD repo. misal pada karmic DVD 1 = main, DVD 2 = main multiverse restricted, DVD 3 dan selanjutnya adalah universe. penjelasan mengenai pembuatan repo lokal ini saya bagi menjadi 2, pertama yg akan saya jelaskan adalah repo lokal yg harus kita mounting secara manual dan yang ke-2 adalah repo lokal yg otomatis termounting pada saat startup. REPO LOKAL MANUAL MOUNT & UNMOUNT Buat folder dengan nama ‘image’ pada derektori /home/user, Didalamnya buat folder dengan nama repo1 sampai repo7 membuat file mounting/mo Masuk ke-terminal, ketik : gedit mo , lalu tuliskan :